Amnesty International Sampaikan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua kepada DPD RI

Organisasi hak asasi manusia Amnesty International Indonesia melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk menyampaikan sejumlah laporan terkait dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. Pertemuan tersebut menjadi salah satu upaya masyarakat sipil untuk mendorong perhatian pemerintah terhadap berbagai peristiwa yang dilaporkan terjadi di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Amnesty International menyampaikan sejumlah kasus yang diduga melibatkan kekerasan terhadap warga sipil di beberapa daerah di Papua. Beberapa wilayah yang disebut antara lain Nduga, Yahukimo, Yalimo, dan Lanny Jaya. Organisasi tersebut meminta agar pemerintah melakukan penyelidikan yang transparan dan akuntabel terhadap kasus-kasus yang dilaporkan.

Selain menyampaikan laporan, perwakilan Amnesty juga menekankan pentingnya penyelesaian konflik di Papua melalui pendekatan dialog dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sipil. Mereka berharap lembaga negara dapat mendorong proses hukum yang terbuka serta memastikan adanya perlindungan bagi masyarakat yang terdampak konflik.

DPD RI menyatakan akan menampung aspirasi yang disampaikan dan meneruskannya kepada pemerintah serta lembaga terkait untuk ditindaklanjuti. Isu hak asasi manusia di Papua sendiri telah lama menjadi perhatian berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terdapat langkah konkret untuk memastikan perlindungan hak-hak warga negara serta menciptakan situasi yang lebih kondusif bagi masyarakat di wilayah Papua.

Sumber laporan asli: Kompas

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Indonesia Menuju Era Smart Hospital: Fragmentasi Sistem dan Integrasi Digital Jadi Sorotan Foryankes 2026

Transformasi digital rumah sakit, AI kesehatan, hingga integrasi layanan...

Kompetisi Renang Usia Dini Makin Tumbuh, Tritons Horison Cup 2026 Jadi Sinyal Kebangkitan Pembinaan Atlet Nasional

Bandung, Faktora.id — Di tengah tantangan pembinaan olahraga usia...

Bona Taon 2026 Punguan Situngkir Raja Bandung Raya: Harmoni Iman, Adat, dan Regenerasi Kepemimpinan

Bandung â€“ Punguan Pomparan Situngkir Raja, Boru, Bere, Ibebere Se-Bandung...

Salah Satu yang Dijuluki ‘Bandung Coret’: Begini Kisah Kota Cimahi Menjadi Kota Sendiri

Perjalanan panjang sebuah kota yang belajar lepas dari bayang-bayang...

6 Spot Kuliner Bandung yang Bikin Kamu Auto Balik Lagi!

Bandung emang nggak pernah kehabisan cara buat bikin orang...

Topik

Indonesia Menuju Era Smart Hospital: Fragmentasi Sistem dan Integrasi Digital Jadi Sorotan Foryankes 2026

Transformasi digital rumah sakit, AI kesehatan, hingga integrasi layanan...

Bona Taon 2026 Punguan Situngkir Raja Bandung Raya: Harmoni Iman, Adat, dan Regenerasi Kepemimpinan

Bandung â€“ Punguan Pomparan Situngkir Raja, Boru, Bere, Ibebere Se-Bandung...

Salah Satu yang Dijuluki ‘Bandung Coret’: Begini Kisah Kota Cimahi Menjadi Kota Sendiri

Perjalanan panjang sebuah kota yang belajar lepas dari bayang-bayang...

6 Spot Kuliner Bandung yang Bikin Kamu Auto Balik Lagi!

Bandung emang nggak pernah kehabisan cara buat bikin orang...

Banjir Terus Berulang, Warga Kampung Jambatan Bertahan dengan Cara Sendiri

Kabupaten Bandung â€” Banjir kembali merendam wilayah Kampung Jambatan, Baleendah,...

Pemerintah Revisi Aturan Investasi, Bantah Terkait Perjanjian RI–AS

Pemerintah Indonesia sedang menyusun revisi aturan terkait penanaman modal...

OJK Siapkan Aturan Baru untuk Paylater dan Gadai

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan regulasi baru yang...

Artikel Terkait

Kategori Lainnya

spot_img