6 Spot Kuliner Bandung yang Bikin Kamu Auto Balik Lagi!

Bandung emang nggak pernah kehabisan cara buat bikin orang jatuh cinta—terutama lewat kulinernya. Dari yang smoky, gurih, sampai yang manis dan aesthetic, semuanya ada! Nah, kalau kamu lagi (atau mau) ke Bandung, ini dia 6 spot kuliner yang wajib banget kamu cobain:

Sate Pak Hartono

📍 Jl. Buah Batu No.45, Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40262

Tim sate, sini merapat! Di sini kamu bakal nemuin sate daging sapi yang juicy, lembut, dan yang paling penting—nggak bau. Yang bikin beda? Sambal hijaunya! Pedasnya tuh seger banget dan pas dipadu sama aroma smoky dari sate, rasanya auto nagih.
Nggak cuma sate, konro bakarnya juga juara—sedikit manis tapi tetap balance kalau dimakan bareng sambalnya. Bonusnya lagi, satu porsi bisa buat sharing 2 orang, jadi masih worth it secara harga.

Bebek A’ Yayo

📍 Jl. Bengawan No.67, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114

Ini dia hidden gem yang masih underrated tapi rasanya nggak main-main. Wajib coba bebek goreng dan bebek bakarnya—dagingnya empuk, minim tulang, dan pastinya nggak amis.
Highlight utamanya? Sambal dabu-dabu-nya. Seger, pedas, dan bener-bener ngangkat rasa bebeknya. Sekali coba, fix masuk comfort food list!

Wanda’s Club

📍 Jl. Ciumbuleuit No.2, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Lagi pengen western food dengan porsi yang bikin kenyang maksimal? Wanda’s Club jawabannya. Burgernya besar dan juicy, mac and cheese-nya creamy banget dengan keju yang legit.
Tempatnya juga cocok buat hangout santai—vibes-nya modern dan nyaman. Jadi bukan cuma makan enak, tapi juga dapet experience nongkrong yang seru.

Red Spoon

📍 Jl. Ciumbuleuit No.101, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Buat pecinta dessert, ini wajib masuk list. Es krim di Red Spoon memang sedikit pricey, tapi rasanya sesuai sama harganya. Varian rasanya unik dan balance—nggak asal manis.
Beberapa yang standout: lemon cheesecake yang fresh, dark chocolate yang bold, dan pistachio yang paling best seller. Bahkan satu scoop aja udah cukup buat bikin kamu ngerti kenapa tempat ini ramai.

Kawan Kopi

📍 Jl. Ciumbuleuit No.177, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Ngopi di Bandung tanpa mampir ke sini? Sayang banget. Salah satu yang best adalah varian “Kawan Lama”—smooth, creamy, dengan rasa kopi yang subtle dan manisnya pas.
Kalau kamu lebih suka yang strong, tinggal pilih “Kawan Baru”. Plus point lainnya: cabangnya banyak dan staff-nya ramah, jadi selalu nyaman buat balik lagi.

Matchamore

📍 Bonde space, Jl. Terusan Pasirkoja No.16, Cibadak, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40241

Matcha lovers, this is your heaven! Bisa dibilang salah satu spot matcha terbaik di Bandung. Komposisi matcha dan susu di sini pas banget—nggak terlalu thick, nggak bikin eneg, dan pahitnya juga clean (nggak grassy, lebih ke nutty).
Wajib coba pairing matcha latte-nya dengan banana pudding + sedikit caramel sauce—kombinasi pahit, manis, dan creamy yang super balance.
Selain itu, ada salt bread, choux, sampai matchamisu dengan tempatnya yang aesthetic banget buat foto-foto.

Dari yang berat sampai dessert, dari yang tradisional sampai kekinian—Bandung selalu punya cara buat bikin kamu pengen balik lagi. Jadi, dari 6 tempat ini… kamu mau mulai dari yang mana dulu? 😋🍽️

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Mahasiswa, Kritik, dan Kepedulian terhadap Masa Depan Bangsa

Jakarta, Juni 2026 – Pada Jumat, 12 Juni 2026,...

Film “Backrooms” Tembus Box Office, Horor Liminal yang Lagi Ramai Dibahas

Film Backrooms tengah menjadi salah satu judul yang paling...

Euforia Piala Dunia 2026 Tetap Membara Meski Tanpa Tim Garuda

Coba perhatikan obrolan di warung kopi, linimasa media sosial,...

ChatGPT vs Gemini vs Claude: Mana AI yang Paling Cocok untuk Kerja?

Dalam dua tahun terakhir, penggunaan Artificial Intelligence (AI) berkembang...

Siap Pangkas Kemacetan, Ini Rute dan Progres Pembangunan BRT Bandung Raya

Bandung, Juni 2026 – Kemacetan sudah lama menjadi bagian...

Topik

Mahasiswa, Kritik, dan Kepedulian terhadap Masa Depan Bangsa

Jakarta, Juni 2026 – Pada Jumat, 12 Juni 2026,...

Film “Backrooms” Tembus Box Office, Horor Liminal yang Lagi Ramai Dibahas

Film Backrooms tengah menjadi salah satu judul yang paling...

Euforia Piala Dunia 2026 Tetap Membara Meski Tanpa Tim Garuda

Coba perhatikan obrolan di warung kopi, linimasa media sosial,...

ChatGPT vs Gemini vs Claude: Mana AI yang Paling Cocok untuk Kerja?

Dalam dua tahun terakhir, penggunaan Artificial Intelligence (AI) berkembang...

Siap Pangkas Kemacetan, Ini Rute dan Progres Pembangunan BRT Bandung Raya

Bandung, Juni 2026 – Kemacetan sudah lama menjadi bagian...

Padel Naik Daun di Indonesia: Ketika Olahraga, Gaya Hidup, dan Kelas Sosial Bertemu

Padel kini menjadi tren olahraga yang melonjak di kalangan masyarakat urban Indonesia. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, olahraga raket ini berkembang menjadi simbol gaya hidup, identitas sosial, dan ruang interaksi bagi kelas menengah. Dengan karakteristik yang mudah dipelajari dan format permainan ganda, padel menawarkan pengalaman sosial unik yang kini turut diramaikan oleh berbagai brand lokal.

Lebih dari Sekadar Olahraga: Tren Lari Half Marathon dan Strava di Kalangan Generasi Muda

Lari half marathon kini menjadi tren populer di kalangan generasi muda Indonesia karena tantangannya yang realistis bagi pelari rekreasional. Didukung oleh aplikasi Strava sebagai wadah dokumentasi dan komunitas yang solid, olahraga ini bertransformasi menjadi gaya hidup modern. Event besar seperti BTN Jakarta International Marathon mencerminkan pertumbuhan pesat ekosistem lari yang mengutamakan konsistensi serta pencapaian pribadi.

Lebih dari Sekadar Drama Sekolah, “Teach You a Lesson” Menyoroti Tekanan Sosial yang Nyata

Teach You a Lesson di Netflix menghadirkan perspektif mendalam tentang tekanan sosial di lingkungan sekolah. Melalui kisah tim khusus yang menangani konflik remaja, serial ini mengeksplorasi pencarian identitas, dampak media sosial, dan kerinduan akan keadilan. Narasi yang manusiawi menjadikannya refleksi penting tentang dinamika hubungan antarmanusia yang sangat relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang generasi.

Artikel Terkait

Kategori Lainnya

spot_img