Peristiwa tanah bergerak yang terjadi di Kabupaten Lebak menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan dan terancam roboh. Kondisi ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang membuat struktur tanah menjadi labil dan mudah bergeser.
Sebanyak 32 rumah dilaporkan terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi. Beberapa bangunan mengalami retakan pada dinding dan fondasi, sementara lainnya berada dalam kondisi miring sehingga membahayakan penghuninya. Aparat setempat segera melakukan pendataan serta pemantauan berkala di titik-titik rawan.
Pemerintah daerah bersama tim terkait memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam durasi panjang. Opsi relokasi sementara juga disiapkan bagi warga yang rumahnya dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.
Fenomena tanah bergerak merupakan salah satu bentuk bencana geologi yang sering terjadi di wilayah dengan kontur perbukitan dan struktur tanah tertentu. Oleh karena itu, mitigasi dan edukasi kebencanaan menjadi aspek penting untuk meminimalkan risiko di masa mendatang.
Sumber laporan asli: Kompas





