Dinas Kesehatan di Nusa Tenggara Barat menyiapkan langkah khusus menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menyiagakan fasilitas kesehatan secara luas.
Sebanyak 177 puskesmas dan 46 rumah sakit disiapkan untuk melayani masyarakat dan pemudik. Tujuannya adalah memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas selama periode Lebaran.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Menyediakan layanan gawat darurat selama 24 jam
- Menyiapkan tenaga medis, ambulans, dan obat-obatan
- Menempatkan petugas kesehatan di pos mudik dan titik strategis
Selain itu, layanan darurat seperti Public Safety Center (PSC) 119 juga dioptimalkan di seluruh wilayah. Pemerintah daerah juga melakukan pemantauan penyakit untuk mengantisipasi potensi masalah kesehatan selama arus mudik.
Tak hanya itu, pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak transportasi juga dilakukan sebagai upaya pencegahan risiko selama perjalanan.
Sumber laporan asli: Detik





