Penerapan kebijakan work from home (WFH) dinilai perlu diimbangi dengan pembenahan sistem transportasi publik. Hal ini disampaikan oleh sejumlah ekonom yang menilai kebijakan kerja fleksibel tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.
WFH memang dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk. Namun, tanpa sistem transportasi publik yang baik, mobilitas masyarakat secara keseluruhan tetap berpotensi mengalami hambatan.
Perbaikan transportasi publik dinilai penting untuk mendukung produktivitas masyarakat, terutama bagi pekerja yang tetap harus melakukan aktivitas di luar rumah. Selain itu, sistem transportasi yang efisien juga dapat membantu mengurangi polusi dan konsumsi bahan bakar.
Dengan kombinasi kebijakan kerja fleksibel dan transportasi yang baik, diharapkan tercipta sistem mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan di perkotaan.
Sumber laporan asli: SinPo.id





