7 Tempat Sate Asin Pedas Terbaik di Bandung dan Sekitarnya yang Lagi Viral dan Wajib Dicoba!

Bandung memang jadi surganya kuliner malam. Salah satu yang lagi ramai diburu pecinta jajan malam adalah sate asin pedas — perpaduan sate bakar dengan bumbu gurih, pedas, smoky, dan juicy yang bikin nagih.

Menariknya, tiap tempat punya ciri khas sendiri. Ada yang terkenal karena sate juicy-nya, ada yang dibakar lebih kering, sampai yang viral di TikTok karena antreannya panjang tiap malam.

Kalau kamu lagi cari rekomendasi sate asin pedas di Bandung, berikut 7 tempat yang paling sering direkomendasikan pecinta kuliner, lengkap dengan alamat, karakter rasa, dan tips sebelum datang.

1. Sate Madura Itenas

Favorit Mahasiswa dengan Rasa Pedas Gurih yang Nagih

Berlokasi tepat di seberang kampus ITENAS, tempat ini jadi salah satu langganan mahasiswa dan pecinta kuliner malam di daerah Cikutra.

Satenya punya karakter dibakar agak kering sehingga aroma smoky-nya lebih terasa. Ukuran satenya standar, tidak terlalu besar maupun kecil, tapi bumbu asin pedasnya cukup meresap dan lumayan pedas.

📍 Alamat: Jl. K.H.P Hasan Mustopa Sebrang, Cikutra, Cibeunying Kidul, Bandung
💸 Kisaran harga: sekitar Rp1.500 per tusuk
🍚 Tersedia nasi dan lontong
⏰ Ramai saat malam hari

Tips:

  • Cocok buat yang suka sate agak kering dengan rasa pedas gurih
  • Datang sebelum jam makan malam kalau tidak ingin menunggu terlalu lama

2. Mas Acong Food Stall Various Satay Cisangkuy

Sate Juicy Viral Dekat Taman Lansia

Ini salah satu sate asin pedas paling ramai di Bandung. Lokasinya berada di kawasan Cisangkuy dekat Taman Lansia dan sering dipadati pembeli dari luar kota.

Satenya terkenal juicy dengan ukuran daging yang lebih besar dibanding sate asin biasa. Meski antreannya panjang, pelayanan di sini cukup cepat karena stafnya banyak.

📍 Alamat: Jl. Cisangkuy No.56, Bandung Wetan, Bandung
💸 Kisaran harga: Rp1.500–Rp3.000 per tusuk
⏰ Buka sampai dini hari

Tips:

  • Tempat duduk terbatas, lebih nyaman takeaway
  • Datang sebelum jam 19.00 untuk menghindari antrean panjang

3. Sate Asin Pedas H. Jungkir

Hidden Gem Dekat ITB yang Masih Underrated

Kalau kamu suka sate juicy yang tidak terlalu kering, tempat ini wajib dicoba. Satenya dibakar tidak sampai terlalu matang sehingga tekstur dagingnya masih terasa lembut dan basah.

Ukuran satenya memang cenderung kecil, tapi justru paling pas kalau langsung pesan banyak. Pedasnya juga lebih mild dibanding tempat lain.

📍 Alamat: Lebak Siliwangi, dekat kawasan ITB, Coblong, Bandung
💸 Kisaran harga: sekitar Rp1.500 per tusuk
🎁 Bonus 1 tusuk setiap pembelian 10 tusuk

Tips:

  • Cocok buat makan malam habis nongkrong sekitar Dago dan ITB
  • Tempat duduk dan parkir motor cukup nyaman

4. Sate Asin Pedas Mr Monju, Gasibu

Viral di TikTok dan Selalu Ramai Setiap Malam

Nama Mr Monju belakangan viral banget di TikTok dan jadi salah satu sate asin pedas paling hype di Bandung. Pilihan menunya cukup lengkap mulai dari sate ayam, kulit, usus, hingga bakso dengan level pedas yang bisa dipilih sendiri.

📍 Alamat: Jl. Gasibu Barat/Japati No.5, Lebakgede, Coblong, Bandung
💸 Kisaran harga: Rp1.000–Rp3.000 per tusuk
⏰ Buka mulai sore sampai malam

Tips:

  • Level pedas biasa masih tergolong ringan
  • Datang lebih awal karena antrean sering panjang setelah magrib

5. Sate Wakacau

Banyak Pilihan Topping dan Menu Unik

Berbeda dari sate asin pedas biasa, tempat ini punya banyak pilihan topping seperti koya, serundeng, mayonais, dan bumbu kacang. Pilihan satenya juga cukup lengkap mulai dari ayam, sapi, hingga kambing. Varian asin pedasnya punya rasa asin yang cukup dominan dan jadi ciri khas tempat ini.

📍 Alamat: Jl. Raden Patah, Lebakgede, Coblong, Bandung
💸 Kisaran harga: sekitar Rp20 ribuan per porsi
⏰ Buka malam hari

Tips:

  • Cocok datang rame-rame supaya bisa coba banyak menu sekaligus
  • Tempat duduk tidak terlalu besar

6. Sate Madura Maranatha

Hidden Gem Murah Favorit Anak Kos

Tempat ini terkenal karena harganya murah tapi pilihan rasanya banyak. Mulai dari asin pedas, asin pedas manis, bumbu kacang, sampai asin original tersedia di sini. Dengan harga sekitar Rp14 ribuan, pembeli sudah bisa mendapatkan 10 tusuk sate.

📍 Alamat: Jl. Prof. drg. Soeria Soemantri No.47, Sukajadi, Bandung
💸 Kisaran harga: Rp14 ribuan per 10 tusuk
🍚 Nasi/lontong sekitar Rp5 ribuan

Tips:

  • Tempat makan cukup kecil, lebih nyaman takeaway
  • Favorit mahasiswa sekitar Maranatha

7. Sate Madura Babakan Loa

Hidden Gem Murah di Cimahi yang Worth It Dicoba

Walaupun lokasinya sudah masuk wilayah Cimahi, tempat ini tetap sering direkomendasikan pecinta kuliner Bandung Raya.

Pilihan rasanya cukup lengkap mulai dari asin pedas, asin original, hingga asin pedas manis dengan harga yang masih ramah di kantong.

📍 Alamat: Babakan Loa, depan Seblak MACI, Cimahi
💸 Kisaran harga: sekitar Rp14 ribuan
🍢 Daging terkenal cukup banyak dan mengenyangkan

Tips:

  • Lebih cocok takeaway karena area makan sederhana
  • Ramai saat malam hari

Tips Berburu Sate Asin Pedas di Bandung dan Sekitarnya

Sebelum mulai kulineran malam, ada beberapa tips penting yang wajib kamu tahu supaya pengalaman berburu sate asin pedas di Bandung dan sekitarnya makin puas dan nggak zonk:

  • Datang sebelum pukul 19.00 karena beberapa tempat viral biasanya mulai dipadati pembeli saat malam hari
  • Sebagian besar lebih cocok untuk takeaway karena area makan terbatas dan sering penuh
  • Siapkan uang cash karena masih ada penjual yang belum menerima pembayaran QRIS atau kartu
  • Kalau baru pertama kali coba, pesan menu campur seperti ayam, kulit, usus, dan ati ampela supaya bisa merasakan variasi favorit pelanggan
  • Paling nikmat dimakan saat masih panas apalagi ditemani sambal pedas dan nasi hangat di malam Bandung yang dingin

Mulai dari sate juicy dekat Cisangkuy, hidden gem sekitar ITB, sampai kuliner malam favorit di Cimahi, Bandung dan sekitarnya memang nggak pernah kehabisan tempat makan sate asin pedas yang bikin rela antre panjang demi seporsi hangat yang nagih.

Editor : Diva Andini

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Mahasiswa, Kritik, dan Kepedulian terhadap Masa Depan Bangsa

Jakarta, Juni 2026 – Pada Jumat, 12 Juni 2026,...

Film “Backrooms” Tembus Box Office, Horor Liminal yang Lagi Ramai Dibahas

Film Backrooms tengah menjadi salah satu judul yang paling...

Euforia Piala Dunia 2026 Tetap Membara Meski Tanpa Tim Garuda

Coba perhatikan obrolan di warung kopi, linimasa media sosial,...

ChatGPT vs Gemini vs Claude: Mana AI yang Paling Cocok untuk Kerja?

Dalam dua tahun terakhir, penggunaan Artificial Intelligence (AI) berkembang...

Siap Pangkas Kemacetan, Ini Rute dan Progres Pembangunan BRT Bandung Raya

Bandung, Juni 2026 – Kemacetan sudah lama menjadi bagian...

Topik

Mahasiswa, Kritik, dan Kepedulian terhadap Masa Depan Bangsa

Jakarta, Juni 2026 – Pada Jumat, 12 Juni 2026,...

Film “Backrooms” Tembus Box Office, Horor Liminal yang Lagi Ramai Dibahas

Film Backrooms tengah menjadi salah satu judul yang paling...

Euforia Piala Dunia 2026 Tetap Membara Meski Tanpa Tim Garuda

Coba perhatikan obrolan di warung kopi, linimasa media sosial,...

ChatGPT vs Gemini vs Claude: Mana AI yang Paling Cocok untuk Kerja?

Dalam dua tahun terakhir, penggunaan Artificial Intelligence (AI) berkembang...

Siap Pangkas Kemacetan, Ini Rute dan Progres Pembangunan BRT Bandung Raya

Bandung, Juni 2026 – Kemacetan sudah lama menjadi bagian...

Padel Naik Daun di Indonesia: Ketika Olahraga, Gaya Hidup, dan Kelas Sosial Bertemu

Padel kini menjadi tren olahraga yang melonjak di kalangan masyarakat urban Indonesia. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, olahraga raket ini berkembang menjadi simbol gaya hidup, identitas sosial, dan ruang interaksi bagi kelas menengah. Dengan karakteristik yang mudah dipelajari dan format permainan ganda, padel menawarkan pengalaman sosial unik yang kini turut diramaikan oleh berbagai brand lokal.

Lebih dari Sekadar Olahraga: Tren Lari Half Marathon dan Strava di Kalangan Generasi Muda

Lari half marathon kini menjadi tren populer di kalangan generasi muda Indonesia karena tantangannya yang realistis bagi pelari rekreasional. Didukung oleh aplikasi Strava sebagai wadah dokumentasi dan komunitas yang solid, olahraga ini bertransformasi menjadi gaya hidup modern. Event besar seperti BTN Jakarta International Marathon mencerminkan pertumbuhan pesat ekosistem lari yang mengutamakan konsistensi serta pencapaian pribadi.

Lebih dari Sekadar Drama Sekolah, “Teach You a Lesson” Menyoroti Tekanan Sosial yang Nyata

Teach You a Lesson di Netflix menghadirkan perspektif mendalam tentang tekanan sosial di lingkungan sekolah. Melalui kisah tim khusus yang menangani konflik remaja, serial ini mengeksplorasi pencarian identitas, dampak media sosial, dan kerinduan akan keadilan. Narasi yang manusiawi menjadikannya refleksi penting tentang dinamika hubungan antarmanusia yang sangat relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang generasi.

Artikel Terkait

Kategori Lainnya

spot_img