Fenomena viral di media sosial semakin marak dan sering kali memengaruhi opini publik. Namun, para ahli mengingatkan bahwa tidak semua konten viral dapat dipercaya kebenarannya.
Visual yang menarik memang mudah menarik perhatian, tetapi tanpa didukung data yang valid, informasi tersebut berpotensi menyesatkan. Oleh karena itu, penting bagi kreator untuk lebih bertanggung jawab dalam menyajikan konten.
Pengguna media sosial juga diimbau untuk lebih kritis dalam menyaring informasi yang diterima. Literasi digital menjadi kunci dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat.
Kesadaran ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan informatif.
Sumber laporan asli: Kompas





