Perkembangan globalisasi membuat budaya asing semakin mudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Namun, generasi Z dinilai mulai menunjukkan berbagai strategi kreatif dalam menyikapi pengaruh tersebut.
Alih-alih menolak sepenuhnya, sebagian anak muda justru mengadaptasi budaya asing dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokal. Hal ini terlihat dari berbagai karya kreatif seperti konten digital, fashion, hingga musik yang menggabungkan unsur tradisional dan modern.
Pendekatan ini dinilai mampu menjaga identitas budaya sekaligus mengikuti perkembangan zaman. Generasi muda juga memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya lokal ke tingkat yang lebih luas.
Dengan cara ini, budaya lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.
Sumber laporan asli: MMC Kalteng





